المدرسة الدينية "
مفتاح النجاح "
جوسارى- جتيس- فونوروغو
دروس المحفوظات
للصف الثالثة- السّادس
1-
مَنْ سَارَ عَلى الدَّرْبِ وَصَلَ
1-
Barang siapa berjalan pada jalannya, sampailah ia.
2- مَنْ جَدَّ وَجَدَ
2-
Barang siapa bersungguh-sungguh, dapatlah ia.
3- مَنْ صَبَرَ ظَفِرَ
3-
Barang siapa sabar ber-untunglah ia.
4- مَنْ قَلَّ صِدْقُهُ قَلَّ
صَدِيْقَهُ
4-
Barang siapa sedikit benarnya / kejujurannya, sedikit
Pulalah temannya.
5- جَالِسْ اَهْلَ الصِّدْقِ
وَاْلوَفَاءِ
5-
Pergaulilah orang yang jujur dan menepati janji.
6- مَوَدَّةُ الصَّدِيْقِ تَظْهَرُ
وَقْتَ الضِّيْقِ
6-
Kecintaan / ketulusan teman itu, akan tampak pada
Waktu kesempitan.
7- وَمَا اللَّذَّةُ اِلَّا بَعْدَ
التَّعْبِ
7-
Tidak ada kenikmatan kecuali setelah kepayahan.
8- اَلصَّبْرُ يُعِيْنُ عَلَى كُلِّ
عَمَلٍ
8-
Kesabaran itu menolong segala pekerjaan.
9- جَرِّبْ وَلاَخِطْ تَكُنْ عَارِفاً
9-
Cobalah dan perhatikanlah, niscaya engkau jadi
Orang yang tahu.
10- أُطْلُبُ اْلعِلْمَ مِنَ اْلَمَهْدِ
اِلَى اللَّحْدِ
10-
Tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga keliang
Kubur.
11- بَيْضَةُ اْليَوْمِ خَيْرٌ مِنْ
دَجَاجَةِ اْلغَدِ
11-
Telur hari ini lebih baik daripada ayam esok hari.
12- اْلوَقْتُ اَثْمَنُ مِنَ الذَّهَبِ
12-
Waktu itu lebih mahal daripada emas.
13- اْلعَقْلُ السَّلِيْمُ فِى اْلجِسْمِ
السَّلِيْمِ
13-
Akal yang sehat itu terletak pada badan yang sehat.
14- خَيْرُ جَلِيْسٍ فِى الزَّمَانِ
كِتَابٌ
14-
Sebaik-baik teman duduk pada setiap waktu adalah
Buku.
15- مَنْ يَّزْرَعْ يَحْصُدْ
15-
Barangsiapa menanam pasti akan memetik ( mengetam ).
16- خَيْرُ اْلأَصْحَابِ مَنْ يَدُلُّكَ
عَلَى اْلخَيْرِ
16-
Sebaik-baik teman itu ialah yang menunjukkan kamu
Kepada kebaikan.
17- لَوْلاَ اْلعِلْمُ لَكَانَ النَّاسُ
كَااْلبَهَائِمِ
17-
Seandainya tiada berilmu niscaya manusia itu
seperti binatang.
18- اَلْعِلْمُ فِى الصِّغَرِ
كَاالنَّقْشِ عَلىَ اْلحَجَرِ
18-
Ilmu pengetahuan di waktu kecil itu, bagaikan
ukiran di atas batu.
19- لَنْ تَرْجِعَ اْلاَيَّامُ الَّتِى
مَضَتْ
19-
Tidak akan kembali hari - hari yang telah berlalu.
20- تَعَلَّمَنْ صَغِيْرًا وَاعْمَلْ
بِهِ كَبِيْرًا
20-
Belajarlah di waktu kecil dan amalkanlah di
waktu besar.
21- اَلْعِلْمُ بِلاَ عَمَلٍ
كَاالشَّجَرِ بِلاَ ثَمَرٍ
21-
Ilmu tiada amalan bagaikan pohon yang tidak berbuah.
22- اَلْاِتِّحَادُ اَسَاسُ النَّجَاحِ
22-
Bersatu adalah pangkal keberhasilan.
23- لاَتَحْتَقِرْ مِسْكِيْنًا وَكُنْ
لَهُ مُعِيْنًا
23-
Jangan engkau menghina orang miskin bahkan
jadilah penolong baginya.
24- اَلشَّرَفُ بِاْلاَدَبِ لاَ
بِالنَّسَبِ
24-
Kemuliaan itu dengan adab kesopanan ( budi pekerti ),
bukan dengan keturunan.
25- سَلاَمَةُ اْلاِنْسَانِ فِى حِفْظِ
اللِّسَانِ
25- Keselamatan
manusia itu dalam menjaga lidahnya
( perkataannya ).
26-
أَدَابُ اْلمَرْءِ خَيْرٌ مِنْ ذَهَبِهِ
26-
Adab seseorang itu lebih baik ( lebih berharga ) daripada
Emasnya.
27- سُوْءُ اْلخُلُقِ يُعْدِى
27-
Kerusakan budi pekerti / akhlak itu menular.
.
28-
أَفَةُ اْلعِلْمِ النِّسْيَانُ
28- Bencana
ilmu itu adalah lupa.
29- اِذَا صَدَقَ اْلعَزْمُ وَضَحَ
السَّبِيْلُ
29-
Jika benar kemauannya maka terbukalah jalannya.
30- لاَتَحْتَقِرْ مَنْ دُوْنَكَ
فَلِكُلِّ شَىْءٍ مَزِيَّةٌ
30- Jangan
menghina seseorang yang lebih rendah daripada
kamu, karena segala
sesuatu itu mempunyai kelebihan.
31- اَصْلِحْ نَفْسَكَ يَصْلُحْ لَكَ
النَّاسُ
31-
Perbaikilah dirimu sendiri niscaya orang-orang lain
akan baik padamu.
32- فَكِّرْ قَبْلَ اَنْ تَعْزِمَ
32-
Berfikirlah dahulu sebelum kamu berkemauan
( merencanakan ).
33- مَنْ عَرَفَ بُعْدَ السَّفَرِ
اِسْتَعَدَّ
33-
Barang siapa tahu jauhnya perjalanan, maka bersiap-siaplah ia.
34- مَنْ حَفَرَ حُفْرَةً وَقَعَ ِفيْهَا
34-
Barang siapa menggali lobang, akan terpelosoklah ia di
dalamnya.
35- عَدُوٌّ عَاِقلٌ خَيْرٌ مِنْ
صَدِيْقٍ جَاهِلٍ
35-
Musuh yang pandai, lebih baik daripada teman yang bodoh.
36- مَنْ كَثُرَ اِحْسَانُهُ كَثُرَ اِخْوَانُهُ
36-
Barang siapa banyak perbuatan baiknya, banyak pulalah
temannya.
37- إجْهَدْ وَلاَتَكْسَلْ وَلاَتَكُ
غَافِلاً
فَنَدَامَةُ اْلعُقْبَى ِلمَنْ
يَتَكَاسَلُ
37-
Bersungguh-sungguhlah dan jangan bermalas-malas dan
jangan pula lengah, karena
penyesalan akibat itu bagi
orang yang bermalas-malas.
38- لاَتُؤَخِّرْ عَمَلَكَ اِلىَ اْلغَدِ
مَا تَقْدِرُ اَنْ تَعْمَلَهُ اْليَوْمَ
38-
Janganlah mengakhirikan pekerjaanmu hingga esok hari,
yang kamu dapat
mengerjakannya hari ini.
39- اُتْرُكِ السَّرَّ يَتْرُكْكَ
39-
Tinggalkanlah kejahatan, niscaya ia ( kejahatan itu ) akan
meninggalkan kamu.
40- خَيْرُ النَّاسِ اَحْسَنَهُمْ
خُلُقًا وَاَنْفَعَهُمْ لِلنَّاسِ
40-
Sebaik-baik manusia itu, adalah yang terlebih baik budi
pekertinya dan yang lebih
bermanfaat bagi manusia.
41- فِى التَّأَنِّى السَّلاَمَةُ وَفِى
اْلعَجَلَةِ النَّدَامَةُ
41-
Didalam hati-hatilah adanya keselamatan, dan didalam
tergesa-gesalah adanya
penyesalan.
42- ثَمْرَةُ التَّفْرِيْطِ النَّدَامَةُ
وَثَمْرَةُ اْلحَزْمِ السَّلاَمَةُ
42-
Buah sembrono / lengah itu penyesalan dan buah cermat itu
Keselamatan.
43- اَلرِّفْقُ بِالضَّعِيْفِ مِنْ
خُلُقِ الشَّرِيْفِ
43-
Berlembut-lembut kepada orang yang lemah itu adalah
suatu perangai orang yang
mulia.
44- فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ
مِثْلُهَا
44-
Pahala / imbalan suatu kejahatan itu adalah kejahatan
yang sama dengannya.
45- تَرْكُ اْلجَوَابِ عَلىَ اْلجَاهِلِ
جَوَابٌ
45-
Tidak menjawab terhadap orang yang bodoh itu
adalah jawabannya.
46- مَنْ عَذُبَ لِسَانُهُ كَثُرَ إحْوَانُهُ
46-
Barang siapa manis tutur katanya ( perkataanya )
banyak temannya.
47- اِذَا تَمَّ الْعَقْلُ قَلَّ
اْلكَلاَمُ
47-
Apabila akal seseorang telah sempurna, maka sedikitlah
bicaranya.
48- مَنْ طَلَبَ اَخًا ِبلاَ عَيْبٍ
بَقِىَ بِلاَ اَخٍ
48-
Barang siapa mencari teman yang tidak bercela maka
ia akan tetap tidak
mempunyai teman.
49- قَلِ اْلحَقَّ وَلَوْكاَنَ مُرًّا
49-
Katakanlah yang benar itu walaupun pahit.
50- خَيْرُ مَاِلكٍ مَا نَفَعَكَ
50-
Sebaik-baik hartamu adalah yang bermanfaat bagimu.
51- خَيْرُ اْلأُمُوْرِ اَوْسَاطُهَا
51-
Sebaik-baik perkataan itu adalah pertengahannya
( yang sedang saja ).
52- لِكُلِّ مَقَامٍ مَقَالٌ وَلِكُلِّ مَقَالٍ
مَقَامٌ
52-
Tiap-tiap tempat ada kata-katanya yang tepat dan pada
setiap kata ada tempatnya
yang tepat.
53- اِذَا لَمْ تَسْتَحْيِ فَاصْنَعْ مَاشِئْتَ
53-
Apabila engkau tidak malu, maka berbuatlah sekehendakmu
( apa yang kamu kehendaki
).
54- لَيْسَ اْلعَيْبُ لِمَنْ كاَنَ فَقِيْرًا
بَلِ اْلعَيْبُ لِمَنْ كاَنَ بَخِيْلاً
54-
Bukanlah cela itu bagi orang yang miskin, tapi cela itu
terletak pada orang yang
kikir.
55- لَيْسَ اْليَتِيْمُ الَّذِى قَدْ مَاتَ
وَالِدُهُ
بَلِ اْليَتِيْمُ يَتِيْمُ اْلعِلْمِ
وَاْلحَسَبِ
55-
Bukanlah anak yatim itu yang telah meninggal orang tuanya,
tapi ( sebenarnya ) yatim
itu adalah yatim ilmu dan budi
pekertinya.
56- لِكُلِّ عَمَلٍ ثَوَابٌ وَلِكُلِّ كَلاَمٍ
جَوَابٌ
56-
Setiap pekerjaan atu ada upahnya, dan setiap perkataan itu
ada jawabannya.
57- وَعَامِلِ النَّاسِ بِمَا تُحِبُّ مِنْهُ
دَاِئمًا
57- Dan
pergaulilah manusia itu dengan apa-apa yang engkau
Sukai dari mereka
selamanya.
58- هَلَكَ امْرُؤٌ لَمْ يَعْرِفْ قَدْرَهُ
58-
Hancurlah seseorang yang tidak tahu nilai dirinya.
59- رَأْسُ الذُّنُوْبِ اْلكَذِبُ
59-
Pokok dosa itu adalah bohong.
60- مَنْ ظَلَمَ ظُلِمَ
60-
Barang siapa menganiaya niscaya akan dianiaya.
61- لَيْسَ اْلجَمَالُ بِأَثْوَابٍ تُزَيِّنُنَا
اِنَّ اْلجَمَالَ جَمَالُ اْلعِلْمِ
وَاْلاَدَبِ
61-
Bukanlah kecantikan itu dengan pakaian yang menghias kita,
sesungguhnya kecantikan
itu ialah kecantikan dengan ilmu
dan kesopanan.
62- لاَتَكُنْ رَطْبًا فَتُعْصَرَ وَلاَيَابِسًا
فَتُكَسَّرَ
62-
Janganlah engkau bersikap lemah sehigga kamu akan diperas
dan janganlah kamu
bersikap keras sehingga kamu akan
dipatahkan.
63- مَنْ اَعَانَكَ عَلىَ الشَّرِّ ظَلَمَكَ
63-
Barang siapa menolongmu dalam kejahatan maka ia telah
menyiksamu.
64- أَخِي لَنْ تَنَالُ اْلعِلْمَ
اِلاَّبِسِتَّةٍ, سَأُنْبِكَ عَنْ تَفْصِيْلِهَا ِببَيَانٍ
ذَكاَءٌ وَحِرْصٌ وَاجْتِهَادٌ
وَدِرْهَمٌ وَصَحْبَةُ اْلأُسْتَاذِ وَطُوْلُ
زَمَانٍ
64-
Saudaraku ! kamu tidak akan mendapatkan ilmu kecuali
dengan enam perkara, akan
ku beritahukan perinciannya
dengan jelas :
1. kecerdasan,
2. ketamakan ( terhadap
ilmu ),
3. kesungguhan,
4. harta benda ( bekal
),
5. mempergauli guru,
6. waktu yang panjang.
65- اَلْعَمَلُ يَجْعَلُ الصَّعْبَ سَهْلاً
65-
Bekerja itu membuat yang sukar menjadi mudah.
66- مَنْ تَأَنَّى نَالَ مَاتَمَنَّى
66-
Barang siapa berhati-hati niscaya mendapatkan apa-apa
yang ia cita-citakan.
67- أُطْلُبُ اْلعِلمَ وَلَوْ بِالصِّيْنِ
67-
Carilah / tuntutlah ilmu walaupun di negeri Cina.
68- اَلنَّظَافَةُ مِنَ اْلاِيْمَانِ
68-
Kebersihan itu sebagian dari iman.
69- اِذَا كَبُرَ اْلمَطْلُوْبُ قَلَّ اْلمُسَاعِدُ
69-
Kalau besar permintaannya, maka sedikitlah penolongnya.
70- لاَخَيْرَ فِى لَذَّةٍ تَعْتِبُ نَدَمًا
70-
Tidak ada baiknya suatu keenakan yang diiringi ( oleh )
penyesalan.
71- تَنْظِيْمُ اْلعَمَلِ يُوَفِّرُ نِصْفَ اْلوَقْتِ
71-
Pengaturan pekerjaan itu menabung ( memperbanyak )
Sebanyak separuhnya waktu.
72- رُبَّ أَخٍ لَمْ تَلِدْهُ وَالِدَةٌ
72-
Berapa banyak saudara yang tidak dilahirkan oleh satu ibu.
73- دَاوُاْلغَضَبِ بِالصُّمْتِ
73-
Obatilah kemarahanmu itu dengan diam
74- الْكَلاَمُ يَنْفُذُ مَالاَتَنْفُذُهُ
اْلإِبَرُ
74-
Perkataan itu dapat menembus apa yang tidak dapat
Di tembus oleh jarum.
75- لَيْسَ كُلُّ مَا يَلْمَعُ ذَهَبًا
75-
Bukan setiap yang mengkilap itu emas.
76- سِيْرَةُ اْلَمَرْءِ تُنْبِئُ عَنْ
سَرِيْرَتِهِ
76-
Gerak-gerik seseorang itu menunjukkan rahasianya.
77- قِيْمَةُ اْلَمَرْءِ بِقَدْرِ
مَايُحْسِنُهُ
77-
Harga seseorang itu sebesar ( sama nilainya ) dengan
Kebaikan yang telah
diperbuatnya.
78- صَدِيْقُكَ مَنْ أَبْكَاكَ لاَمَنْ
أَضْحَكَكَ
78-
Temanmu ialah orang yang menangiskanmu ( membuatmu
menangis ), bukan orang yang membuatmu
tertawa.
79- عَثْرَةُ اْلقَدَمِ أَسْلَمُ مِنْ عَثْرَةُ
الِّلسَانِ
79-
Tergelincirnya kaki itu lebih selamat daripada tergelincirnya
lidah.
80- خَيْرُ اْلكَلاَمِ مَاقَلَّ وَدَلَّ
80-
Sebaik-baik perkataan itu ialah yang sedikit dan memberi
penjelasan / jelas.
81- كُلُّ شَيْئٍ ِإذَا كَثُرَ رَخُصَ اِلاَّ
اْلاَدَبُ
81-
Segala sesuatu apabila banyak menjadi murah, kecuali
budi pekerti.
82- اَوَّلُ اْلغَضَبِ جُنُوْنٌ وَاَخِرُهُ
نَدَمٌ
82-
Permulaan marah itu adalah kegilaan dan akhirnya adalah
penyesalan.
83- اَلْعَبْدُ يُضْرَبُ بِاْلعَصَى وَاْلحُرُّ
يَكْفِيْهِ بِاْلاِشَارَةُ
83-
Hamba sahaya itu harus dipukul dengan tongkat, dan orang
yang merdeka ( bukan budak
) cukuplah dengan isyarat.
84- أُنْظُرْ مَاقَالَ وَلاَتَنْظُرْ مَنْ
قَالَ
84- Perhatikanlah apa-apa yang dikatakan ( diucapkan )
dan
Janganlah memperhatikan siapa yang mengatakan.
85- اَلْحَسُوْدُ لاَيَسُوْدُ
85-
Orang yang
pendengki itu tidak akan menjadi mulia.
86- اْلاَعْمَالُ بِخَوَاتِمِهَا
86-
Tiap-tiap pekerjaan itu dengan penyelesaiannya.
87- إِلَهِى لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ اَهْلاً
وَلاَ اَقْوَى عَلىَ النَّارِ اْلجَحِيْمِ
87-
Wahai tuhaku ! aku bukanlah ahl surga, tapi aku tidak kuat
dalam neraka.
فَهَبْ لِى تَوْبَةً وَاغْفِرْ ذُنُوْبِى
فَإِنَّكَ غَاِفرُ الذَّنْبِ اْلعَظِيْمِ
Maka berikanlah aku taubat ( ampunan )dan ampunilah dosaku,
sesungguhnya engkau maha pengampun dosa yang besar.
ذُنُوْبِى ِمثْلُ اَعْدَادِ الرِّمَالِ
فَهَبْ لِى تَوْبَةً يَاذَاْالجَلاَ لِ
Dosaku bagaikan bilangan pasir, maka berilah aku taubat
Wahai Tuhanku yang memiliki keagungan.
وَعُمْرِى نَاقِصٌ فِى كُلِّ يَوْمٍ
وَذَنْبِي زَائِدٌ كَيْفَ احْتِمَالِ
Umurku ini tiap hari berkurang, sedang dosaku selalu bertambah,
bagaimana aku menanggungnya.
إِلَهِى عَبْدُكَ اْلعَاصِى اَتَاكَ
مُقِرًّا بِالذُّنُوْبِ وَقَدْ دَعَاكَ
Wahai Tuhanku ! hamba-Mu yang berbuat dosa telah datang
Kepada-Mu dengan.
فَإِنْ تَغْفِرْ فَأَنْتَ لِذَاكَ اَهْلُ
فَإِنْ تَطْرُدْ فَمَنْ نَرْجُوْ سِوَاكَ
Maka jika Engkau mengampuni, maka Engkaulah ahli
pengampun. Jika Engkau menolak, kepada siapakah lagi
aku mengharap selain kepada Engkau ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar